Arema FC mengajukan perubahan jadwal pertandingan mereka pada laga kontra PSMS Medan, akhir Oktober mendatang. Hal tersebut tak lepas dari dijatuhkannya sanksi oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI pada klub berlogo singa mengepal tersebut dan pendukungnya sampai akhir kompetisi Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak ini.

"Saat ini kami sedang mengajukan ke PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) sebagai operator kompetisi," ujar Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Arema FC, Abdul Haris, Rabu (17/10).

"Kami berharap jadwal kick-off pertandingan lawan PSMS ini digeser menjadi sore hari," sambungnya.

Menurut Haris, ada sejumlah pertimbangan dari manajemen dan panpel mengajukan perubahan jadwal olahraga. Salah satunya, sambung pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malang tersebut, adalah tidak adanya penonton yang bakal hadir, akibat sanksi Komdis PSSI.

"Selain itu, kami juga berpikir mengenai efisiensi biaya, pengamanan, dan sebagainya," tutur Haris.

Informasi jadwal gojek liga 1 hari ini, laga antara Arema FC dan PSMS Medan dijadwalkan bakal dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Minggu (28/10) pada pukul 18.30. Dengan permohonan yang diajukan ke PT LIB, Arema berharap kick-off bisa digeser ke pukul 15.30 WIB.

Menurut laporan indosport.com berita olahraga terbaru dan terlengkap di indonesia, Haris mengaku belum bisa menghitung secara pasti berapa penghematan yang bisa dilakukan Arema jika laga dihelat pada sore hari. Namun, ia menyebut mereka bisa menghemat sekitar 20 sampai 30% dari total biaya penyelenggaraan pertandingan.


"Sementara untuk biaya penyelenggaraan pertandingan sendiri biasanya mencapai Rp200 jutaan," tandasnya.