Juan Mata memuji kinerja Unai Emery


Berita olahraga terkini dan terlengkap melaporkan bahwa gelandang Manchester United, Juan Mata menyampaikan pujiannya terhadap pelatih Arsenal saat ini, Unai Emery. Mata menilai Emery adalah pekerja keras dalam sepak bola, Emery sangat memperhatikan situasi bola mati.

Mata pernah merasakan sentuhan Emery saat keduanya masih berkarier di Valencia. Kala itu, Mata menyadari Emery adalah pelatih yang spesial jika sudah membahas taktik bermain.

Musim ini, Emery membuktikan kualitasnya di Arsenal. Sejak menelan dua kekalahan beruntun di dua pekan awal Premier League, Arsenal belum lagi terkalahkan di laga-laga berikutnya.


Menurut berita olahraga terbaru dan terlengkap, Mata menilai torehan positif Arsenal itu tak lepas dari kerja keras Emery.

Menurut Mata, satu kehebatan Emery adalah mengubah taktik sesuai dengan lawan yang dihadapi timnya. Terkadang hal ini memang terlalu rumit untuk pemain, tetapi sangat membantu meraih kemenangan.

"Unai [Emery] adalah pelatih yang bekerja paling keras dalam situasi bola mati. Dan dia akan mengubah taktik tergantung pada siapa yang kami lawan. Dia selalu datang dengan ide-ide baru," ucap Mata.

"Kami sering terkejut, karena itu bisa terlihat sangat rumit dan anda harus berkonsentrasi penuh, yang terutama adalah berusaha mengingat taktik untuk laga-laga yang berbeda, karena itu terus berubah!"

Emery juga pelatih yang sangat memperhatikan detail. Saat mendapat tendangan bebas, pemain yang menjadi eksekutor harus memberi tanda sebagai kode ke mana bola akan diarahkan.

"Saya ingat kami kebiasaan kami saat melakukan tendangan bebas di tengah wilayah bermain lawan kami. Ketimbang mengirimkan bola langsung ke tengah, yang dipenuhi banyak pemain, kami akan menempatkan dua pemain di setiap sisi dan dua di tengah."

"Di kedua sisi, satu pemain menutupi pemain lainnya, yang mengincar penyerang di tiang jauh. Lalu pemain yang mengambil tendangan bebas akan mengangkat tangannya untuk menunjukkan ke sisi mana bola akan diarahkan." tutupnya.

Post a Comment

0 Comments